Kita Yakin “Pasti Bisa” (oleh: Si Edi Santoso, S.T

By almus

“Kiat Menjadi Sukses”

 

Mukhadimah

 

Firman Allah:

 

“Sungguh, Allah tidak akan mengubah (nasib) satu kaum jika mereka tidak mengubah keadaan nya sendiri…”

[Q.S. Ar Ra’d (Guruh) 13:11]

 

Setiap diri telah dikarunia Allah sebuah jiwa, yang dengan jiwa itu, ia bebas menentukan pilihan reaksi. Bereaksi positif atau negative, bereaksi berhenti atau melanjutkan, bereaksi marah atau sabar, bereaksi reaktif atau proaktif, bereaksi baik atau buruk.

 

Sobat, terkadang kita mengharap rejeki tiba-tiba jatuh didepan kita, akan tetapi kita tidak mau berusaha, atau kita sudah berusaha maksimal akan tetapi rejeki belum kunjung datang sehingga kita menyerah terhadap keadaan tersebut dan membuat kita pasrah, keluh kesah, putus asa, stress dan lain sebagainya.

 

Dalam tulisan ini saya mencoba membangkitkan motivasi anda, bagaimanakah yang seharusnya kita lakukan untuk mencapai apa yang menjadi harapan. Kita harus mengubah kehidupan supaya hari ini harus lebih baik dari hari kemarin tentunya dengan terus berusaha, berjuang tanpa kenal lelah. Kita harus yakin atas kemampuan yang  terpendam dalam diri kita harus percaya setiap makluk hidup itu mempunyai kelebihan dan kekurangan tentunya disini kita harus memaksimalkan kemampuan “lebih” yang terdapat dalam diri kita.

 

 

Menurut Prof. Yohanes Surya

 

“Kita harus mengubah diri kita dari biasa menjadi luar biasa dengan menempatkan pada kondisi kritis, karena dalam kondisi kritis semesta akan mendukung untuk keluar dari masalah atau terkenal dengan teorinya yang dinamakan “MESTAKUNG”.

 

Menempatkan diri kita dalam kondisi kritis adalah cara yang terbaik untuk memecahkan masalah. Karena ketika dalam keaadaan kondisi kritis pasti akan ada suatu “magnet” yang menarik jiwa kita untuk melakukan usaha semaksimal mungkin dengan berbagai cara, otak kita akan berpikir sekuat tenaga untuk memecahkan masalah tersebut. Kita akan banyak ide-ide sehingga kita akan melakukan langkah selanjutnya.

 

Adapun ha-hal yang bisa menunjang tercapainya suatu yang kita inginkan adalah sebagai berikut;

 

  1. Kritis

Tempatkan pada kondisi kritis

Caranya:

a.    Dengan kata-kata

Contoh: “Kamu pasti bisa”

Diganti dengan kata-kata motivasi misakan: Kami Yakin, Kami Sanggup, Kami Mau

b.    Kata-kata negative harus dihindarkan misalkan: “Suatu saat kamu pasti masuk penjara”

 

    2. Langkah

Dalam kondisi kritis pasti kita akan “melangkah”

 

   3. Tekun

Ketika sesuatu belum tercapai harus “tekun” secara terus-menerus atau sampai terakhir. Dikejar terus sampai tercapai.

 

 

Menurut Andrie Wongso (motivator Indonesia)

 

Untuk membangkitkan motivasi adalah:

 

“ Sukses adalah Hak Saya”

 

Kesuksesan bukan milik orang-orang tertentu kesuksesan milik anda, milik saya atau milik siapa saja yang benar-benar menyadari, menginginkan dan memperjuangkan.

Maka dari itu baik saja tidak cukup maka harur “Luar Biasa”

 

Hal-hal yang menghambat dan mendorong kesusesan diantaranya;

 

  1. Kemiskinan mental

Contoh:

·        Tidak disiplin

·        Takut tantangan

·        Tidak ada tanggungjawab

·        Cepat puas diri

·        Banyak mengeluh

·        Bimbang/ragu

·        Pesimistis/apatis

·        Depresi/putus asa

·        Malas/loyo

   2.  Kekayaan mental

Contoh:

  1.  
    • Bangkit
    • Tegar
    • Pola pikir > Sikap > Aksi > Kebiasaan > Karakter >Nasib

 

    3.    Bebas dari mitos-mitos yang sesat:

Contoh:

  1.  
    • Nasib
    • Keturunan
    • Fisik dan kesehatan
    • Pendidikan
    • Warna Kulit
    • Gender
    • Shio dan Bintang
    • Waktu lahir dll.

 

   4.    Hidup adalah proses belajar dan berjuang tanpa batas

Caranya: Keras dan lunak

Maksudnya:

  1.  
    • Jika anda lunak terhadap diri anda maka kehidupan akan keras terhadap diri anda
    • Jika anda keras terhadap diri anda maka kehidupan akan lunak terhadap diri anda.

 

   5.     Kekuatan Do’a

Sebagai manusia yang beriman tentunya meyakini adanya Pencipta alam semesta yaitu ALLAH SWT, maka setiap segala tindakan harus memohon pertolongan hanya kepada ALLAH SWT, supaya selalu dalam bimbingan dan petunjuk-NYA dan keridloan-NYA.

Tinggalkan Balasan